Translate

Sabtu, 14 Maret 2015

Gadis unik itu...

Siang itu saya sedang duduk di lorong kampus sembari membaca buku, suasana siang itu sangat tenang karena orang-orang sedang berada di dalam kelas untuk kuliah. Namun ada yang sesuatu yang membuatku mengalihkan pandangan dari buku yang sedang ku baca, ternyata itu adalah teman yang baru aku kenal beberapa bulan ini. Dalam pandangan ku dia terlihat sedang menulis sesuatu pada kertas berukuran A3, dia baru saja tiba di lorong itu dan duduk di sebuah bangku di dekat lift yang jaraknya tidak terlalu jauh dari posisi ku duduk. Tetapi dia terlihat tidak nyaman dengan pensil dan kertas itu, "apa yang sebenarnya terjadi pada gadis itu?" hati ku bertanya pada pikiran ku, dan pikiran ku pun menjawab dengan sinis nya, "kau tahu bahwa dia tidak ingin kau menatapnya!". Dan saat itu pula lah aku kembali fokus kepada buku yang sedang ku baca, namun apa daya, hati nurani ku masih penasaran dengan apa yang ada di pikiran gadis itu, dia terlihat sedang menghadapi masalah. Pada akhirnya dia menatap ku dengan tatapan pengharapan. Apa yang sesungguhnya terjadi? Seakan tatapan mata itu mengirim pesan padaku, " hey, kamu yang sedang menatapku, aku ingin bercerita pada mu, apa kau tidak ingin mendengarkan cerita dari ku?". Eyecontact itu berlangsung sekitar 10 detik dan pada akhirnya dia pun pergi tanpa menghampiriku. Saat itu aku hanya bisa bertanya pada diri sendiri, "apa yang dia ingin katakan? Mengapa dia tidak mengatakannya pada ku? Biarpum aku baru mengenalmu, tapi aku bisa menjadi pendengar yang baik untuk mu, kau bisa mengeluarkan semua hal yang mengganggu mu padaku, aku tahu jika kau adalah gadis unik yang membutuhkan cukup kebebasan".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar